Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2025

Body in abyss, Heart in paradise.

 Body in Abyss & Heart in Paradise: Refleksi Perjalanan Xie Lian "Body in Abyss & Heart in Paradise" adalah ungkapan yang sangat cocok menggambarkan kisah Xie Lian, Sang Pangeran Dewa dari Heaven Official’s Blessing. Sepanjang hidupnya, Xie Lian mengalami penderitaan fisik, kehilangan, dan penghinaan (body in abyss), namun hatinya tetap murni, penuh kasih, dan selalu mencari kebaikan (heart in paradise). 1. Body in Abyss: Tubuh yang Menanggung Penderitaan Xie Lian mengalami kehidupan yang penuh cobaan sejak muda. Sebagai putra mahkota kerajaan Xianle, ia awalnya hidup dalam kemewahan, namun kemudian menghadapi tragedi besar: Kehilangan posisi dan kehormatan: Setelah kerajaan jatuh dan ia mengalami pengasingan, tubuhnya menanggung rasa lapar, luka, dan kelelahan. Kematian dan tragedi: Banyak orang yang dicintainya meninggal atau terluka karena peristiwa tragis, membuat tubuhnya sering berada dalam kondisi tertekan atau terluka. Penganiayaan dan ejekan: Dalam perjalanan...

Xie Lian story.

 Xie Lian di Tian Guan Ci Fu (Heaven Official’s Blessing) Latar Belakang sebagai Pangeran Mahkota Xianle Xie Lian lahir sebagai pewaris tahta Kerajaan Xianle dan sejak kecil dikenal sebagai pangeran yang sangat dicintai rakyat namun unik. Ia tumbuh jauh dari keinginan umum pangeran – ia bertekad, “Aku ingin menyelamatkan orang-orang biasa!”, dan melalui latihan keras serta kebijaksanaan melebihi usianya ia berhasil menggapai Sang Surga pada usia 17 tahun. Meski menjadi anak raja, Xie Lian bersikap rendah hati dan peduli pada rakyat kecil, sehingga namanya begitu terkenal di Xianle. Keberhasilannya menjadi dewa pada usia muda inilah yang menjadi awal perjalanan spiritualnya. Perjalanan Spiritual dan Asensi ke Surga Pada usia 17 tahun, Xie Lian pertama kali naik ke surga sebagai dewa setingkat Dewa Perang (Flower Crown Martial God). Namun, ia kemudian menghadapi musibah yang memaksanya kembali ke alam manusia. Ia sempat naik kembali menjadi dewa, tetapi segera diturunkan lagi karena ...